-->

Sekilas Potret Peristiwa Indonesia

Perang Etnis (Amuk Dayak)
Suku Madura dikejar dan dibantai oleh penduduk asli Suku Dayak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kiri – Seorang pejuang dayak dengan senjatanya. Kanan – Kepala salah seorang pendatang asal madura yang ditebas dan diarak di jalanan.


Era Baru (Orde Baru)
Lahir orde baru. Kiri – Soeharto diwawancara oleh NHK Jepang tak lama setelah naik ke puncak kekuasaan. Kanan atas: penurunan foto Soekarno.


Pembantaian Yang Tak Tercatat
Salah satu tragedi pembantaian massal terhadap mereka yang dianggap terlibat dalam Partai Komunis Indonesia dan underbouwnya. Kiri atas, salah satu potongan kepala pemimpin lokal PKI diantara senjata dan mesiu yang disita. Kanan atas, sekelompok anggota PKI yang digiring ke sebuah lapangan untuk di eksekusi di daerah Surakarta – Jawa Tengah.


Turunnya Soeharto (Reformasi)
Sejarah selalu terulang. Revolusi memakan anaknya sendiri.


Soekarno 1968
Setelah turun dari puncak kekuasaan, Soekarno sempat menengok seorang Mayor yang sedang sakit di daerah Bogor. Disana ia mengeluh – ketika sedang berada di Sukabumi -rakyat seperti ketakutan melihatnya. Seperti penderita penyakit lepra yang harus dijauhi.
Disana Bung Karno baru tahu bahwa memang rakyat telah diintimidasi untuk tidak mendekati dirinya. Barang siapa yang terlihat mendekati, berbicara atau menyapa akan diinterogasi pihak militer. Hanya orang yang berani mengambil resiko berbicara dengan Bung Karno. 
Termasuk Sang mayor.



Gerakan Non Blok
Bung Karno sebagai inspirator Gerakan Non Blok bersama Presiden Kennedy (USA), Nikita Kruschev (d/h Uni Sovyet ), Chou En Lai ( RRC) dan Fidel Castro (Cuba).
Sumber: Blonk

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter